Akta Kematian

PENERBITAN AKTA KEMATIAN

Persyaratan:

  1. Surat kematian dari dokter/kepala desa/lurah;
  2. Fc kutipan akta kelahiran atau asli surat keterangan kelahiran dari kepala desa/lurah;
  3. KK asli dan KTP-el asli/surat keterangan domisili yang diterbitkan oleh kepala desa/lurah;
  4. Fc KTP-el 2 (dua) orang saksi;
  5. Fc KTP-el pelapor
  6. Surat pernyataan ahli waris atau surat keterangan tidak mempunyai ahli waris dari desa/kelurahan diketahui kades/lurah. Apabila tidak memiliki ahli waris, maka surat pernyataan ahli waris diterbitkan dan ditandatangani oleh kepala desa/lurah atas nama kepala instansi pelaksana;
  7. Bagi kematian yang terjadi karena ketidakjelasan keberadaannya karena hilang/mati tetapi tidak ditemukan jenasahnya dilakukan setelah adanya penetapan pengadilan;
  8. Bagi kematian yang tidak jelas identitasnya dilakukan berdasarkan keterangan dari kepolisian;
  9. Dokumen perjalanan Republik Indonesia bagi WNI bukan penduduk atau dokumen perjalanan bagi orang asing;
  10. Surat Kuasa apabila dikuasakan;
  11. Fc KTP-el yang diberi kuasa.

Tata Cara:

  • Pemohon mengisi formulir dan membawa berkas permohonan dan persyaratan ke Dinas Dukcapil;
  • Petugas melakukan verifikasi berkas dan mengentry data;
  • Pemohon menandatangani register kematian;
  • Petugas menerbitkan Akta Kematian.

Jangka Waktu Pelayanan 1 (satu) hari